GRESIK, KOMPAS.com " Perusahaan yang bergerak di bidang penyedia jasa tiket, biro perjalanan, dan pengurusan jasa paspor, PT Family Express Tour and Travel di Jalan raya Romo Meduran 251 Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (15/4/2011), dibobol penjahat. Jika fakta
Anda out-of-date, bagaimana yang mempengaruhi tindakan dan keputusan? Pastikan Anda tidak membiarkan slip
informasi penting oleh Anda.
Beruntung, uang Rp 200 juta selamat, penjahat hanya berhasil mengambil uang koin sebesar Rp 250.000. Dari tempat kejadian, polisi menyita palu, kaleng, brankas mini, dan gunting sebagai alat bukti petunjuk. Kejadian itu pertama kali diketahui karyawan bernama Lifa yang sekitar pukul 08.30 WIB akan ke kamar mandi. Dia melihat kaca dan tembok kamar mandi seperti habis dirusak orang, sedangkan salah satu ruang kerja acak-acakan. Pemilik usaha, Eko Slamet Widiyanto, menduga pelaku lebih dari satu orang. Dia bersyukur, uang dalam brankas mini senilai Rp 200 juta sudah disetor sebelumnya ke bank pada Kamis (14/4/2011). "Persoalannya, bukan nilai uang yang hilang, tetapi kami khawatir pelaku mengincar uang yang lebih besar," kata Eko.
Beruntung, uang Rp 200 juta selamat, penjahat hanya berhasil mengambil uang koin sebesar Rp 250.000. Dari tempat kejadian, polisi menyita palu, kaleng, brankas mini, dan gunting sebagai alat bukti petunjuk. Kejadian itu pertama kali diketahui karyawan bernama Lifa yang sekitar pukul 08.30 WIB akan ke kamar mandi. Dia melihat kaca dan tembok kamar mandi seperti habis dirusak orang, sedangkan salah satu ruang kerja acak-acakan. Pemilik usaha, Eko Slamet Widiyanto, menduga pelaku lebih dari satu orang. Dia bersyukur, uang dalam brankas mini senilai Rp 200 juta sudah disetor sebelumnya ke bank pada Kamis (14/4/2011). "Persoalannya, bukan nilai uang yang hilang, tetapi kami khawatir pelaku mengincar uang yang lebih besar," kata Eko.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar